eka_fajar

a. Maskumambang : 12i, 6a, 8i, 8a.

b. Pucung : 12u, 6a, 8i, 12a.

c. Gambuh : 7u, 10u, 12i, 8u, 8o.

d. Megatruh : 12u, 8i, 8u, 8i, 8o.

e. Mijil : 10i, 6o, 10e, 10i, 6i, 6u.

f. Kinanthi : 8u, 8i, 8a, 8i, 8a, 8i.

g. Durma : 12a, 7i, 6a, 7a, 8i, 5a, 7i.

h. Pangkur : 8a, 11i, 8u, 7a, 12u, 8a, 8i.

i. Asmarandana : 8i, 8a, 8e (8o), 8a, 7a, 8u, 8a.

j. Sinom : 8a, 8i, 8a, 8i, 7i, 8u, 7a, 8i, 12a.

k. Dhandhanggula : 10i, 10a, 8e, 7u, 9i, 7a, 6u, 8a, 12i, 7a.

 
Mijil
Poma kaki padha dipun eling
Ing pitutur ingong
Sira uga satriya arane
Kudu anteng jatmika ing budi
Ruruh sarta wasis
Samubarang tanduk

Sinom

Nulada laku utama
Tumraping wong tanah Jawi
Wong Agung ing Ngeksianda
Panembahan Senapati
Kepati amarsudi
Sudaning hawa lan nenpsu
Pinesu tapa brata
Tanapi ing siyang ratri
Amemangun karyenak tyas ing sasama

Kinanthi

Saranane wong yun luhung
Betah tapa kurang guling
Elinga solah jatmika
Yen wicara kudu manis
Murih sengseming sasama
Samaning manungsa sami

Dhandanggula

Lamun sira anggeguru kaki
Amiliha manungsa kang nyata
Ingkang becik martabate
Sarta kang wruh ing hukum
Kang ngibadah lan kang wirangi
Sokur oleh wong tapa
Ingkang wus amungkul
Tan mikir pawewehing lyan
Iku pantes sira guranana kaki
Sartane kawruh ana

Asmaradana

Aja turu sore kaki
Ana dewa nganglang jagal
Nyangking bokor kencanane
Isine donga tetulak
Sandang kalawan pangan
Yaiku bageyanipun
Wong melek sabar narima

Gambuh

Aja nganti kabanjur
Barang polah kang nora jujur
Yen kabanjur sayekti kojur tan becik
Becik ngupayaa iku
Pitutur ingkang sayektos

Maskumambang

Maratani mring anak putu ing wuri
Den padha prayitna
Ajana kang kuma wani
Mring biyung tanapi bapa

Durma

Ingkang eling iku ngeling ana marang
Sanak kadang kang lali
Den nedya raharja
Mangkono tindak ira
Yen tan nggugu iya uwis
Teka meneng amung aja sok ngrasani

Pangkur
Sekar pangkur kang winarna
Lelabuhan kang kanggo wong ngaurip
Ala lan becik puniku
Prayoga kawruh ana
Adat waton punika dipun kadulu
Miwah ingkang tata krama
Den kaesthi siyang ratri

Megatruh

Para janma sajroning jaman pakewuh
Kasudra nira andadi
Dahurune saya ndarung
Keh tyas mirong murang margi
Kasetyan wus nora katon

Pocung

Ngelmu iku kalakone kanthi laku
Lekase lawankas
Tegese kas nyantosani
Setya budya pangekese dur angkara


eka_fajar

1. PENYEBARAN ISLAM DI SPANYOL
A. Masuknya islam ke spanyol
Dalam proses penaklukan spanyol terdapat tiga pahlawan islam yang dikatakan paling berjasa memimpin satuan-satuan pasukan kesana,mereka adalah tharif ibnu malik,thariq ibn ziyad,musa ibn nushair.tharif dapat disebut sebagai perintis dan penyelidik dengan membawa pasukan 500 orang diantaranya adalah tentara berkuda
Thariq ibn ziyad lebih banyak dikenal sebagai penakluk spanyol,karena pasukannya lebih banyak.tempat yang pertama kali dilewati olehnya adalah Gilbatar[jabal thariq],dengan dikuasainya daerah ini,maka terbukalah luas untuk memasuki spanyol.Dalam pertempuran di suatu tempat yang bernama Bakkah Raja Roderich dapat dikalahkan dan dari situlah thariq terus menaklukan kota-kota penting seperti Cordova,Granada,dan Toledo.Kemenangan pertama yang dicapai thariq membuka jalan yang lebih luas lagi untuk menaklukan wilayah-wilayah yang lainnya sehingga Musa ibn nushair merasa perlu melibatkan diri dalam gelanggang pertempuran dengan maksud membantu perjuangan Thariq,setelah musa berhasil menaklukan Sidonia,Karmona,Seville dan Merida serta mengalahkan penguasa kerajaan Ghotic,Theodomir di Orihuela ia bergabung dengan Thariq di Toledo
Gelombang perluasan wilayah berikutnya muncul pada masa pemerintahan Khalifah Umar ibn Abdil Aziz tahun 99 H /717 M,kemudian gelombang yang kedua terbesar dari penyerbuan kaum muslimin yang dimulai pada permulaan abad ke-8,telah menjangkau seluruh spanyol yang melebar jauh menjangkau prancis tengah dan bagian-bagian penting dari Italia,kemenangan yang dicapai umat islam nampak begitu mudah karma terdapat factor eksternal dan internal yang menguntungkan.
B. Perkembangan islam di spanyol
1. Periode pertama [711-755 M] dibawah pemerintahan para wali yang diangkat Khalifah Bani Umayah.
2. Periode kedua [755-912M] dibawah pemerintahan seorang yang bergelar Amir,Amir pertama adalah Abdur rahman 1.
3. Periode ketiga [912-1013 M] berlangsung dari pemerintahan Abd Al-Rahman 3,yang bergelar An-Nasir sampai munculnya raja-raja kelompok yang dikenal sebagai sebutan Muluk Al-Thawaif dan masa periode ini bergelar Khalifah.
4. Periode keempat [1013-1086 M] pada periode ini spanyol terpecah menjadi lebih dari 30 negara kecil,dibawah pemerintahan raja-raja golongan atau Al-Mulukuth Thawaif.
5. Periode kelima [1086-1248 M] dalam periode ini terdapat satu kekuatan yang dominant yaitu dinasti Murabithun [1086-1143 M] yang didirikan oleh Yusuf ibn Tasyfin dan Muwahhidun [1146-1235 M] didirikan oleh Muhammad ibn Tumart.
6. Periode keenam [1248-1492 M] islam hanya berkuasa di daerah Granada dibawah Dinasti Bani Ahmar [1232-1492 M].
C. Penyebab kemunduran dan kehancuran
1. Konflik islam dan Kristen.Dikarnakan penguasa islam tidak melakukan islamisasi secara sempurna,hal ini menyebabkan kehidupan Negara islam di spanyol tidak pernah berhenti dari pertentangan antara islam dan Kristen.Pada abad ke-11 umat Kristen memperoleh kemajuan pesat sementara umat islam sedang mengalami kemunduran
2. Tidak adanya Ideologi pemersatu.Yakni ditempat lain para muallaf diperlakukan sebagai umat islam yang sederajat tapi di spanyol sebagai politik yang dijalankan bani Umayah di Damaskus akibatnya kelompok Etnis non arab yang ada sering menggerogoti dan merusak perdamaian.
3. Kesulitan ekonomi.Di paruh kedua masa islam di spanyol,para penguasa membangun kota dan mengembangkan ilmu pengetahuan dengan sangat serius sehingga lalai membina perekonomian yang mengakibatkan beratnya pengaruh kondisi politik dan militer.
4. Tidak jelasnya sistem peralihan kekuasaan.Hal ini menyebabkan perebutan kekuasaan di antara ahli waris.
5. Keterpencilan.Spanyol islam bagaikan terpencil dari dunia islam yang lain,ia selalu berjuang sendiri tanpa mendapat bantuan kecuali dari afrika utara dengan demikian tidak ada kekuatan alternatif yang mampu membendung kebangkitan Kristen disana.


2. TOKOH ISLAM  DI EROPA
AL-ZAHRAWI
 Peletak dasar-dasar ilmu bedah modern itu bernama Al-Zahrawi (936 M-1013 M). Orang barat mengenalnya sebagai Abulcasis. Al-Zahrawi adalah seorang dokter bedah yang amat fenomenal. Karya dan hasil pemikirannya banyak diadopsi para dokter di dunia barat. “Prinsip-prinsip ilmu kedokteran yang diajarkan Al-Zahrawi menjadi kurikulum pendidikan kedokteran di Eropa,” ujar Dr. Campbell dalam History of Arab Medicine.
Ahli bedah yang termasyhur hingga ke abad 21 itu bernama lengkap Abu al-Qasim Khalaf ibn al-Abbas Al-Zahrawi. Ia terlahir pada tahun 936 M di kota Al-Zahra, sebuah kota berjarak 9,6 km dari Cordoba, Spanyol. Al-Zahrawi merupakan keturunan Arab Ansar yang menetap di Spanyol. Di kota Cordoba inilah dia menimba ilmu, mengajarkan ilmu kedokteran, mengobati masyarakat, serta mengembangkan ilmu bedah bahkan hingga wafat.

Kisah masa kecilnya tak banyak terungkap. Sebab, tanah kelahirannya Al-Zahra dijarah dan dihancurkan. Sosok dan kiprah Al-Zahrawi baru terungkap ke permukaan, setelah ilmuwan Andalusia Abu Muhammad bin Hazm (993M-1064M) menempatkannya sebagai salah seorang dokter bedah terkemuka di Spanyol. Sejarah hidup alias biografinya baru muncul dalam Al-Humaydi’s Jadhwat al Muqtabis yang baru rampung setelah enam dasa warsa kematiannya.

Al-Zahrawi mendedikasikan separuh abad masa hidupnya untuk praktik dan mengajarkan ilmu kedokteran. Sebagai seorang dokter termasyhur, Al-Zahrawi pun diangkat menjadi dokter istana pada era kekhalifahan Al-Hakam II di Andalusia. Berbeda dengan ilmuwan muslim kebanyakan, Al-Zahrawi tak terlalu banyak melakukan perjalanan. Ia lebih banyak mendedikasikan hidupnya untuk merawat korban kecelakaan serta korban perang.

Para dokter di zamannya mengakui bahwa Al-Zahrawi adalah seorang dokter yang jenius terutama di bidang bedah. Jasanya dalam mengembangkan ilmu kedokteran sungguh sangat besar. Al-Zahrawi meninggalkan sebuah ‘harta karun’ yang tak ternilai harganya bagi ilmu kedokteran yakni berupa kitab Al-Tasrif li man ajaz an-il-talil—sebuah ensiklopedia kedokteran. Kitab yang dijadikan materi sekolah kedokteran di Eropa itu terdiri dari 30 volume.

Dalam kitab yang diwariskannya bagi peradaban dunia itu, Al-Zahrawi secara rinci dan lugas mengupas tentang ilmu bedah, orthopedic, opththalmologi, farmakologi, serta ilmu kedokteran secara umum. Ia juga mengupas tentang kosmetika. Al-Zahrawi pun ternyata begitu berjasa dalam bidang kosmetika. Sederet produk kosmetika seperti deodorant, hand lotion, pewarna rambut yang berkembang hingga kini merupakan hasil pengembangan dari karya Al-Zahrawi.

Popularitas Al-Zahrawi sebagai dokter bedah yang andal menyebar hingga ke seantero Eropa. Tak heran, bila kemudian pasien dan anak muda yang ingin belajar ilmu kedokteran dari Abulcasis berdatangan dari berbagai penjuru Eropa. Menurut Will Durant, pada masa itu Cordoba menjadi tempat favorit bagi orang-orang Eropa yang ingin menjalani operasi bedah. Di puncak kejayaannya, Cordoba memiliki tak kurang dari 50 rumah sakit yang memberikan pelayanan prima.

Sebagai seorang guru ilmu kedokteran, Al-Zahrawi begitu mencintai murid-muridnya. Dalam Al-Tasrif, dia mengungkapkan kepedulian terhadap kesejahteraan siswanya. Al-Zahrawi pun mengingatkan kepada para muridnya tentang pentingnya membangun hubungan yang baik dengan pasien. Menurut Al-Zahrawi, seorang dokter yang baik haruslah melayani pasiennya sebaik mungkin tanpa membedakan status sosialnya.

Dalam menjalankan praktik kedokterannya, Al-Zahrawi menanamkan pentingnya observasi tertutup dalam kasus-kasus individual. Hal itu dilakukan untuk tercapainya diagnosis yang akurat serta kemungkinan pelayanan yang terbaik. Al-Zahrawi pun selalu mengingatkan agar para dokter berpegang pada norma dan kode etik kedokteran, yakni tak menggunakan profesi dokter hanya untuk meraup keuntungan materi.

Menurut Al-Zahrawi profesi dokter bedah tak bisa dilakukan sembarang orang. Pada masa itu, dia kerap mengingatkan agar masyarakat tak melakukan operasi bedah kepada dokter atau dukun yang mengaku-ngaku memiliki keahlian operasi bedah. Hanya dokter yang memiliki keahlian dan bersertifikat saja yang boleh melakukan operasi bedah. Mungkin karena itulah di era modern ini muncul istilah dokter spesialis bedah (surgeon).

Kehebatan dan profesionalitas Al-Zahrawi sebagai seorang ahli bedah diakui para dokter di Eropa. “Tak diragukan lagi, Al-Zahrawi adalah kepala dari seluruh ahli bedah.” Ucap Pietro Argallata. Kitab Al-Tasrif yang ditulisnya lalu diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Gerard of Cremona pada abad ke-12 M. Kitab itu juga dilengkapi dengan ilustrasi. Kitab itu menjadi rujukan dan buku resmi sekolah kedokteran dan para dokter serta ahli bedah Eropa selama lima abad lamanya pada periode abad pertengahan.

Sosok dan pemikiran Al-Zahrawi begitu dikagumi para dokter serta mahasiswa kedokteran di Eropa. Pada abad ke-14, seorang ahli bedah Perancis bernama Guy de Chauliac mengutip Al-Tasrif hampir lebih dari 200 kali. Kitab Al-Tasrif terus menjadi pegangan para dokter di Eropa hingga terciptanya era Renaissance. Hingga abad ke-16, ahli bedah berkebangsaan Prancis, Jaques Delechamps (1513M-1588M) masih menjadikan Al-Tasrif sebagai rujukan.

Al-Zahrawi tutup usia di kota Cordoba pada tahun 1013M—dua tahun setelah tanah kelahirannya dijarah dan dihancurkan. Meski Cordoba kini bukan lagi menjadi kota bagi umat Islam, namun namanya masih diabadikan menjadi nama jalan kehormatan yakni ‘Calle Albucasis’. Di jalan itu terdapat rumah nomor 6 –yakni rumah tempat Al-Zahrawi pernah tinggal . Kini rumah itu menjadi cagar budaya yang dilindungi Badan Kepariwisataan Spanyol.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjx5VRX-HE7S3AaC719aysDz1bOZfpHPNqAW6wOj5L6m_DM4SEtvaksy5Cxtc651PwmdMOe_LRRy1Tb8nN26OAoxX6cfVlqf7uQMFsU8_UYyN5rLMRyg300pqJzB7q-bpKFWynwwI_mYuGK/s320/InstrmtsQuirurgicos_AlTasri.jpg

Sang penemu puluhan alat bedah modern
Selama separuh abad mendedikasikan dirinya untuk pengembangan ilmu kedokteran khususnya bedah, Al-Zahrawi telah menemukan puluhan alat bedah modern. Dalam kitab Al-Tasrif, ‘bapak ilmu bedah’ itu memperkenalkan lebih dari 200 alat bedah yang dimilikinya. Di antara ratusan koleksi alat bedah yang dipunyainya, ternyata banyak peralatan yang tak pernah digunakan ahli bedah sebelumnya.

Menurut catatan, selama karirnya Al-Zahrawi telah menemukan 26 peralatan bedah. Salah satu alat bedah yang ditemukan dan digunakan Al-Zahrawi adalah catgut. Alat yang digunakan untuk menjahit bagian dalam itu hingga kini masih digunakan ilmu bedah modern. Selain itu, juga menemukan forceps untuk mengangkat janin yang meninggal. Alat itu digambarkan dalam kitab Al-tasrif.

Dalam Al-Tasrif, Al-Zahrawi juga memperkenalkan penggunaan ligature (benang pengikat luka) untuk mengontrol pendarahan arteri. Jarum bedah ternyata juga ditemukan dan dipaparkan secara jelas dalam Al-Tasrif. Selain itu, Al-Zahrawi juga memperkenalkan sederet alat bedah lain hasil penemuannya.

Peralatan penting untuk bedah yang ditemukannya itu antara lain, pisau bedah (scalpel), curette, retractor, sendok bedah (surgical spoon), sound, pengait bedah (surgical hook), surgical rod, dan specula. Tak cuma itu, Al-Zahrawi juga menemukan peralatan bedah yang digunakan untuk memeriksa dalam uretra, alat untuk memindahkan benda asing dari tenggorokan serta alat untuk memeriksa telinga. Kontribusi Al-Zahrawi bagi dunia kedokteran khususnya bedah hingga kini tetap dikenang dunia.
3. Penyebaran Islam di Asia Tenggara dan Indonesia
Sejak abad pertama, kawasan laut Asia Tenggara, khususnya Selat Malaka sudah mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam kegiatan pelayaran dan perdagangan internasional yang dapat menghubungkan negeri-negeri di Asia Timur Jauh, Asia Tenggara dan Asia Barat. Perkembangan pelayaran dan perdagangan internasional yang terbentang jauh dari Teluk Persia sampai China melalui Selat Malaka itu kelihatan sejalan pula dengan muncul dan berkembangnya kekuasaan besar, yaitu China dibawah Dinasti Tang (618-907), kerajaan Sriwijaya (abad ke-7-14), dan Dinasti Umayyah (660-749).
Mulai abad ke-7 dan ke-8 (abad ke-1 dan ke-2 H), orang Muslim Persia dan Arab sudah turut serta dalam kegiatan pelayaran dan perdagangan sampai ke negeri China. Pada masa pemerintahan Tai Tsung (627-650) kaisar ke-2 dari Dinasti Tang, telah dating empat orang Muslim dari jazirah Arabia. Yang pertama, bertempat di Canton (Guangzhou), yang kedua menetap dikota Chow, yang ketiga dan keempat bermukim di Coang Chow. Orang Muslim pertama, Sa’ad bin Abi Waqqas, adalah seorang muballigh dan sahabat Nabi Muhammad SAW dalam sejarah Islam di China. Ia bukan saja mendirikan masjid di Canto, yang disebut masjid Wa-Zhin-Zi (masjid kenangan atas nabi).
Karena itu, sampai sekarang kaum Muslim China membanggakan sejarah perkembangan Islam di negeri mereka, yang dibawa langsung oleh sahabat dekat Nabi Muhammad SAW sendiri, sejak abad ke-7 dan sesudahnya. Makin banyak orang Muslim berdatangan ke negeri China baik sebagai pedagang maupun mubaligh yang secara khusus melakukan penyebaran Islam. Sejak abad ke-7 dan abad selanjutnya Islam telah datang di daerah bagian Timur Asia, yaitu di negeri China, khususnya China Selatan. Namun ini menimbulkan pertanyaan tentang kedatangan Islam di daerah Asia Tenggara. Sebagaimana dikemukakan diatas Selat Malaka sejak abad tersebut sudah mempunyai kedudukan penting. Karena itu, boleh jadi para pedagang dan munaligh Arab dan Persia yang sampai di China Selatan juga menempuh pelayaran melalui Selat Malaka. Kedatangan Islam di Asia Tenggara dapat dihubungkan dengan pemberitaan dari I-Cing, seorang musafir Budha, yang mengadakan perjalanan dengan kapal yang di sebutnya kapal Po-Sse di Canton pada tahun 671. Ia kemudian berlayar menuju arah selatan ke Bhoga (di duga daerah Palembang di Sumatera Selatan). Selain pemberitaan tersebut, dalam Hsin-Ting-Shu dari masa Dinasti yang terdapat laporan yang menceritakan orang Ta-Shih mempunyai niat untuk menyerang kerajaan Ho-Ling di bawah pemerintahan Ratu Sima (674).
Dari sumber tersebut, ada dua sebutan yaitu Po-Sse dan Ta-Shih. Menurut beberapa ahli, yang dimaksud dengan Po-Sse adalah Persia dan yang dimaksud dengan Ta-Shih adalah Arab. Jadi jelaslah bahwa orang Persia dan Arab sudah hadir di Asia Tenggara sejak abad-7 dengan membawa ajaran Islam.
Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ahli sejarah tentang tempat orang Ta Shih. Ada yang menyebut bahwa mereka berada di Pesisir Barat Sumatera atau di Palembang. Namun adapula yang memperkirakannya di Kuala Barang di daerah Terengganu. Terlepas dari beda pendapat ini, jelas bahwa tempat tersebut berada di bagian Barat Asia Tenggara. Juga ada pemberitaan China (sekitar tahun 758) dari Hikayat Dinasti Tang yang melaporkan peristiwa pemberontakan yang dilakukan orang Ta-Shih dan Po-Se. Mereka mersak dan membakar kota Canton (Guangzhoo) untuk membantu kaum petani melawan pemerintahan Kaisar Hitsung (878-899).
Setelah melakukan perusakan dan pembakaran kota Canton itu, orang Ta-Shih dan Po-Se menyingkir dengan kapal. Mereka ke Kedah dan Palembang untuk meminta perlindungan dari kerajaan Sriwijaya. Berdasarkan berita ini terlihat bahwa orang Arab dan Persia yang sudah merupakan komunitas Muslim itu mampu melakukan kegiatan politik dan perlawanan terhadap penguasa China. Ada beberapa pendapat dari para ahli sejarah mengenai masuknya Islam ke Indonesia :
1. Menurut Zainal Arifin Abbas, Agama Islam masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M (684 M). Pada tahun tersebut datang seorang pemimpin Arab ke Tiongkok dan sudah mempunyai pengikut dari Sumatera Utara. Jadi, agama Islam masuk pertama kali ke Indonesia di Sumatera Utara.
2. Menurut Dr. Hamka, Agama Islam masuk ke Indonesia pada tahun 674 M. Berdasarkan catatan Tiongkok , saat itu datang seorang utusan raja Arab Ta Cheh (kemungkinan Muawiyah bin Abu Sufyan) ke Kerajaan Ho Ling (Kaling/Kalingga) untuk membuktikan keadilan, kemakmuran dan keamanan pemerintah Ratu Shima di Jawa.
3. Menurut Drs. Juneid Parinduri, Agama Islam masuk ke Indonesia pada tahun 670 M karena di Barus Tapanuli, didapatkan sebuah makam yang berangka Haa-Miim yang berarti tahun 670 M.
4. Seminar tentang masuknya Islam ke Indonesia di Medan tanggal 17-20 Maret 1963, mengambil kesimpulan bahwa Islam masuk ke Indonesia pada abad I H/abad 7 M langsung dari Arab. Daerah pertama yang didatangi ialah pasisir Sumatera.
Sedangkan perkembangan Agama Islam di Indonesia sampai berdirinya kerajaankerajaan Islam di bagi menjadi tiga fase, antara lain :
a. Singgahnya pedagang-pedagang Islam di pelabuhan-pelabuhan Nusantara. Sumbernya adalah berita luar negeri, terutama Cina;
b. Adanya komunitas-komunitas Islam di beberapa daerah kepulauan Indonesia. Sumbernya di samping berita-berita asing juga makam-makam Islam;
c. Berdirinya kerajaan-kerajaan Islam (Abdullah, 1991:39).
C. Perkembangan Keagamaan dan Peradaban
Sebagaimana telah diuraikan di atas, pada term penyebaran Islam di Asia Tenggara yang tidak terlepas dari kaum pedagang Muslim. Hingga kontrol ekonomi pun di monopoli oleh mereka. Disamping itu pengaruh ajaran Islam sendiripun telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan Masyarakat Asia Tenggara. Islam mentransformasikan budaya masyarakat yang telah di-Islamkan di kawasan ini, secara bertahap. Islam dan etos yang lahir darinya muncul sebagai dasar kebudayaan.
Namun dari masyarakat yang telah di-Islamkan dengan sedikit muatan lokal. Islamisasi dari kawasan Asia Tenggara ini membawa persamaan di bidang pendidikan. Pendidikan tidak lagi menjadi hak istimewa kaum bangsawan. Tradisi pendidikan Islam melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Setiap Muslim diharapkan mampu membaca al Qur’an dan memahami asas-asas Islam secara rasional dan dan dengan belajar huruf Arab diperkenalkan dan digunakan di seluruh wilayah dari Aceh hingga Mindanao. Bahasabahasa lokal diperluasnya dengan kosa-kata dan gaya bahasa Arab. Bahasa Melayu secara khusus dipergunakan sebagai bahasa sehari-hari di Asia Tenggara dan menjadi media pengajaran agama. Bahasa Melayu juga punya peran yang penting bagi pemersatu seluruh wilayah itu.
Sejumlah karya bermutu di bidang teologi, hukum, sastra dan sejarah, segera bermunculan. Banyak daerah di wilayah ini seperti Pasai, Malaka dan Aceh juga Pattani muncul sebagai pusat pengajaran agama yang menjadi daya tarik para pelajar dari sejumlah penjuru wilayah ini.
System pendidikan Islam kemudian segera di rancang. Dalam banyak batas, Masjid atau Surau menjadi lembaga pusat pengajaran. Namun beberapa lembaga seperti pesantren di Jawa dan pondok di Semenanjung Melaya segera berdiri. Hubungan dengan pusat-pusat pendidikan di Dunia Islam segera di bina. Tradisi pengajaran Paripatetis yang mendahului kedatangan Islam di wilayah ini tetap berlangsung. Ibadah Haji ke Tanah Suci di selenggarakan, dan ikatan emosional, spritual, psikologis, dan intelektual dengan kaum Muslim Timur Tengah segera terjalin. Lebih dari itu arus imigrasi masyarakat Arab ke wilayah ini semakin deras.
Di bawah bimbingan para ulama Arab dan dukungan negara, wilayah ini melahirkan ulama-ulama pribumi yang segera mengambil kepemimpinan lslam di wilayah ini. Semua perkembangan bisa dikatakan karena lslam, kemudian melahirkan pandangan hidup kaum Muslim yang unik di wilayah ini. Sambil tetap memberi penekanan pada keunggulan lslam, pandangan hdup ini juga memungkinkan unsur-unsur local masuk dalam pemikiran para ulama pribumi. Mengenai masalah identitas, internalisasi Islam, atau paling tidak aspek luarnya, oleh pendudukan kepulauan membuat Islam muncul sebagai kesatuan yang utuh dari jiwa dan identitas subyektif mereka. Namun fragmentasi politik yang mewarnai wilayah ini, di sisi lain, juga melahirkan perasaan akan perbedaan identitas politik diantara penduduk yang telah di Islamkan.

Label: 0 komentar | | edit post
eka_fajar
IR. Soekarno

R. Soekarno  (was born in Blitar, East Java, on June 6 1901 – died in Jakarta, on June 21 1970 in the age 69 years) was Indonesian President first that hold the office of in the period 1945 - 1966. He played the role important to liberate the Indonesian nation from the Dutch colonisation. He was the Kepancasilaan excavator. He was the Proclaimer of Indonesian Independence (was with Mohammad Hatta) that happened on August 17 1945. He published the Letter Of Instruction on March 11 1966 Supersemar that was controversial that, that it seems, including his contents was assigned Lieutenant General Soeharto to pacify and maintain his authority. But this Supersemar was misused by Lieutenant General Soeharto to undermine his authority with the road to accuse him of taking part in masterminding the Movement on September 30. The charges caused People's Consultative Assembly Sementara that his member was replaced with the person who for Soeharto, shifted the presidency to Soeharto

The background and education

Soekarno was born by the name of Kusno Sosrodihardjo. His father was named Raden Soekemi Sosrodihardjo, a teacher in Surabaya, Java. His mother named Ida Ayu Nyoman Rai came from Buleleng, Bali .
When small Soekarno lived with his grandfather in Tulungagung, East Java. In the age 14 years, a friend of his father who was named Oemar Said Tjokroaminoto asked Soekarno to live in Surabaya and to be sent to school to Hoogere Burger School (H.B.S.) there while reciting the Koran in the Tjokroaminoto place. In Surabaya, Soekarno often met the leaders of the Islam union, the organisation that was led by Tjokroaminoto at that time. Soekarno afterwards gathered with the Jong Java organisation (the Javanese Young Man).

Graduate from H.B.S. in 1920, Soekarno continued to Technische Hoge School (now ITB) in Bandung, and was finished during 1925. During in Bandung, Soekarno interacted with Tjipto Mangunkusumo and Dr. Douwes Dekker, that at that time were the leader of the National Indische Partij organisation.



IR. Soekarno

R. Soekarno (lahir di Blitar, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901 - meninggal di Jakarta, pada 21 Juni 1970 di usia 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang memegang jabatan pada periode 1945-1966. Ia memainkan peran penting untuk membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Dia adalah excavator Kepancasilaan. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia dari (bersama Mohammad Hatta) yang terjadi pada 17 Agustus 1945. Ia menerbitkan Surat Instruksi pada 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial itu, yang tampaknya, termasuk isinya ditugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan mempertahankan kekuasaannya. Tetapi Supersemar ini disalahgunakan oleh Letnan Jenderal Soeharto untuk merongrong otoritas dengan jalan untuk menuduh dia mengambil bagian dalam mendalangi Gerakan 30 September lalu. Tuduhan disebabkan Permusyawaratan Rakyat Majelis Diperbaiki yang anggotanya diganti dengan orang yang untuk Soeharto, bergeser kepresidenan kepada Soeharto

Latar belakang dan pendidikan

Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali.
Ketika Soekarno kecil tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Dalam usia 14 tahun, teman ayahnya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto meminta Soekarno untuk tinggal di Surabaya dan akan dikirim ke sekolah untuk Hoogere Burger School (HBS) di sana sambil membaca Alquran di tempat Tjokroaminoto. Di Surabaya, Soekarno sering bertemu para pemimpin serikat Islam, organisasi yang dipimpin oleh Tjokroaminoto pada waktu itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Man muda Jawa).

Lulus dari H.B.S. pada tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan selesai selama 1925. Selama di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi Indische Partij Nasional.

William H. Gates
Chairman and Chief Executive Officer
Microsoft Corporation
William (Bill) H. Gates III is co-founder, chairman and chief executive officer of Microsoft Corporation, the world's leading provider of software for personal computers.
Bill Gates was born on October 28, 1955. He and his two sisters grew up in Seattle. Their father, William H. Gates II, is a Seattle attorney. Mary Gates, their late mother, was a schoolteacher, University of Washington regent and chairwoman of United Way International.
Gates attended public elementary school before moving on to the private Lakeside School in North Seattle. It was at Lakeside that Gates began his career in personal computer software, programming computers at age 13.
In 1973, Gates entered Harvard University as a freshman, where he lived down the hall from Steve Ballmer, who is now Microsoft's president. While at Harvard, Gates developed a version of the programming language BASIC for the first microcomputer - the MITS Altair. BASIC was first developed by John Kemeny and Thomas Kurtz at Dartmouth College in the mid-1960s. In his junior year, Gates dropped out of Harvard to devote his energies full-time to Microsoft, a company he had started in 1975 with his boyhood friend Paul Allen. Guided by a belief that the personal computer would be a valuable tool on every office desktop and in every home, they began developing software for personal computers.
Gates' foresight and vision regarding personal computing have been central to the success of Microsoft and the software industry. Gates is actively involved in key management and strategic decisions at Microsoft, and plays an important role in the technical development of new products. Much of his time is devoted to meeting with customers and staying in contact with Microsoft employees around the world through e-mail.
Under Gates' leadership, Microsoft's mission is continuously to advance and improve software technology, and to make it easier, more cost-effective and more enjoyable for people to use computers. The company is committed to a long-term view, which is reflected in its investment of some $2.6 billion for research and development during the current fiscal year.
In 1995 Gates wrote The Road Ahead, his vision of where information technology will take society. Co-authored by Nathan Myhrvold, Microsoft's chief technology officer, and Peter Rinearson, The Road Ahead held the No. 1 spot on the New York Times' bestseller list for seven weeks, and remained on the list for a total of 18 weeks. Published in more than 20 countries, the book sold more than 400,000 copies in China alone.
In 1996, while strategically redeploying Microsoft to take advantage of the emerging opportunities created by the Internet, Gates thoroughly revised The Road Ahead to reflect his view that interactive networks are a major milestone in human communication. The paperback second edition also has become a bestseller. Gates is donating his proceeds from the book to a non-profit fund that supports teachers worldwide who are incorporating computers into their classrooms.
In addition to his passion for computers, Gates is interested in biotechnology. He sits on the board of the ICOS Corporation and is a shareholder in Chiroscience Group of the United Kingdom and its wholly owned subsidiary, Chiroscience R&D Inc. (formerly Darwin Molecular) of Bothell, Wash. He also founded Corbis Corporation, which is developing one of the largest resources of visual information in the world - a comprehensive digital archive of art and photography from public and private collections around the globe. Gates also has invested with cellular telephone pioneer Craig McCaw in Teledesic, a company that is working on an ambitious plan to launch hundreds of low-orbit satellites around the Earth to provide a worldwide two-way broadband telecommunications service.
In the dozen years since Microsoft went public, Gates has donated more than $800 million to charities, including $200 million to the Gates Library Foundation to help libraries in North America take advantage of new technologies and the Information Age. In 1994 Gates established the William H. Gates Foundation, which supports a variety of initiatives of particular interest to Gates and his family. The focus of Gates' philanthropy is in four areas: education; world public health and population; non-profit, civic and arts organizations; and Puget Sound-area capital campaigns.



William H. Gates
Chairman and Chief Executive Officer
Microsoft Corporation
Bill and Melinda French Gates were married on January 1, 1994. They have one child, Jennifer Katharine Gates, who was born in 1996.
William H. Gates
Chairman dan Chief Executive Officer
Microsoft Corporation

William (Bill) H. Gates III adalah pendiri, ketua dan CEO dari Microsoft Corporation, penyedia terkemuka dunia perangkat lunak untuk komputer pribadi.

Bill Gates lahir pada tanggal 28 Oktober 1955. Dia dan dua saudara perempuannya dibesarkan di Seattle. Ayah mereka, William H. Gates II, adalah pengacara Seattle. Mary Gates, ibu-an, adalah seorang guru sekolah, Universitas Washington bupati dan ketua United Way International.

Gates menghadiri sekolah dasar negeri sebelum pindah ke Lakeside School swasta di North Seattle. Itu adalah di Lakeside itulah Gates memulai karirnya dalam perangkat lunak komputer pribadi, pemrograman komputer pada usia 13.

Pada tahun 1973, Gates masuk Universitas Harvard sebagai mahasiswa baru, dimana dia tinggal di gang dari Steve Ballmer, yang kini presiden Microsoft. Sementara di Harvard, Gates mengembangkan sebuah versi dari bahasa pemrograman BASIC untuk komputer mikro pertama - MITS Altair. BASIC pertama kali dikembangkan oleh John Kemeny dan Thomas Kurtz di Dartmouth College pada pertengahan 1960-an. Paul Allen Pada tahun pertama, Gates drop out dari Harvard untuk mencurahkan energinya penuh waktu Microsoft, perusahaan ia telah dimulai tahun 1975 dengan teman masa kecilnya Paul Allen. Dipandu oleh kepercayaan bahwa komputer pribadi akan menjadi alat yang berharga pada setiap desktop kantor dan di setiap rumah, mereka mulai mengembangkan perangkat lunak untuk komputer pribadi.

Pandangan ke depan Gates dan visi tentang komputasi personal sangat sentral bagi keberhasilan Microsoft dan industri perangkat lunak. Gates secara aktif terlibat dalam manajemen dan keputusan strategis di Microsoft, dan memainkan peran penting dalam pengembangan teknis produk baru. Sebagian besar waktunya dicurahkan untuk bertemu dengan pelanggan dan tinggal di kontak dengan karyawan Microsoft di seluruh dunia melalui e-mail.

Bill Gates bawah kepemimpinan Gates, misi Microsoft terus untuk memajukan dan meningkatkan teknologi perangkat lunak, dan untuk membuatnya lebih mudah, lebih hemat biaya dan lebih menyenangkan bagi orang untuk menggunakan komputer. Perusahaan ini berkomitmen untuk pandangan jangka panjang, yang tercermin dalam investasinya dari beberapa $ 2600000000 untuk penelitian dan pengembangan selama tahun fiskal berjalan.

Pada tahun 1995 Gates menulis The Road Ahead, visinya tentang dimana teknologi informasi akan membawa masyarakat. Co-ditulis oleh Nathan Myhrvold, kepala kantor teknologi Microsoft, dan Peter Rinearson, Jalan Menjelang diselenggarakan Nomor 1 tempat di daftar buku terlaris New York Times selama tujuh minggu, dan tetap pada daftar untuk total 18 minggu. Diterbitkan di lebih dari 20 negara, buku ini terjual lebih dari 400.000 eksemplar di Cina saja.

Pada tahun 1996, sementara strategis redeploying Microsoft untuk mengambil keuntungan dari peluang yang muncul diciptakan oleh Internet, Gates sepenuhnya direvisi The Road Ahead untuk mencerminkan pandangannya bahwa jaringan interaktif adalah tonggak utama dalam komunikasi manusia. Edisi kedua paperback juga telah menjadi buku laris. Gates menyumbangkan hasil nya dari buku ke dana nirlaba yang mendukung di seluruh dunia guru yang menggabungkan komputer ke dalam kelas mereka.

Logo Corbis Selain gairahnya untuk komputer, Gates tertarik pada bioteknologi. Dia duduk di dewan Corporation ICOS dan merupakan pemegang saham di Grup Chiroscience dari Inggris dan anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya, Chiroscience R & D Inc (sebelumnya Darwin Molekuler) dari Seattle, Washington Dia juga mendirikan Corbis Corporation, yang mengembangkan satu sumber daya terbesar dari informasi visual di dunia - sebuah arsip digital yang komprehensif seni dan fotografi dari koleksi publik dan swasta di seluruh dunia. Gates juga telah menginvestasikan dengan telepon selular pelopor Craig McCaw di Teledesic, sebuah perusahaan yang bekerja pada sebuah rencana ambisius untuk meluncurkan ratusan rendah orbit satelit mengelilingi bumi untuk menyediakan layanan dua arah broadband telekomunikasi di seluruh dunia.

Dalam belasan tahun sejak Microsoft go public, Gates telah menyumbangkan lebih dari $ 800 juta untuk amal, termasuk $ 200 juta untuk Perpustakaan Gates Foundation untuk membantu perpustakaan di Amerika Utara mengambil keuntungan dari teknologi baru dan Era Informasi. Pada tahun 1994 Gates mendirikan William H. Gates Foundation, yang mendukung berbagai inisiatif menarik bagi Gates dan keluarganya. Fokus filantropi Gates dalam empat area: pendidikan, dunia kesehatan masyarakat dan penduduk; nirlaba, masyarakat dan organisasi-organisasi seni, dan Sound-daerah Puget kampanye modal.

Bill dan Melinda Gates Perancis menikah pada tanggal 1 Januari 1994. Mereka memiliki satu anak, Jennifer Katharine Gates, yang lahir pada tahun 1996.


aytafornaraindream.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

_
Valentine's day help select