Tampilkan postingan dengan label Tips dan Info menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Info menarik. Tampilkan semua postingan
eka_fajar
 

Malas bisa kita hindari ketika ia datang menyerang kemauan dan semangat kita, di bawah ini ada beberapa tips untuk menghilangkan rasa malas yang timbul dalam diri kita antara lain:
  1. Membasuh muka atau mandi ketika kantuk menyerang
  2. Mengubah posisi duduk ketika membaca. Misalnya dari duduk berubah menjadi berdiri, namun disarankan jangan dari duduk terus berbaring bisa berbahaya atau bisa kebablasan tidur
eka_fajar


 


Dalam kehidupan kita pun, seringkali kita dibuat pusing oleh kelakuan Si Dia. Kenapa sih, ia tak menelepon saya meskipun sudah berjanji? Apa sebabnya ia tak juga menemui orangtua Anda dan mengajak Anda menikah? Namun pesan Behrendt sebenarnya sederhana saja: Pria adalah manusia yang tidak suka ribet. Jika ia tidak menelepon, tidak pernah membalas SMS Anda, atau tidak ingin berbicara dengan Anda, artinya ia memang tidak mau berhubungan dengan Anda.Saat mendengar kenyataan bahwa Si Dia tidak benar-benar mencintai Anda, mungkin Anda akan langsung berpikir, “Apa yang salah dengan diri saya?”. Namun Terrence Real, pendiri The Relational Recovery Institute di Cambridge, Mass., dan penulis buku How Can I Get Through to You: Closing theIntimacy Gap Between Men and Women mengatakan, “Buku ini secara implisit mengajarkan wanita untuk berpikir, jika Si Dia tidak benar-benar mencintai Anda, itu bukan masalah Anda. Anda hanya perlu menerima bahwa apa pun alasannya, pria ini memang tidak tertarik berhubungan dengan Anda.”
Apabila Anda sudah mampu berpikir seperti itu, artinya Anda bukan di sisi yang kalah. Namun bagi Anda yang masih bingung dengan kelakuan pasangan yang sulit ditebak keinginannya, di bawah ini ada beberapa tanda yang sudah pasti menunjukkan bahwa Si Dia tak benar-benar menginginkan Anda:
1. Si Dia berhenti menghubungi Anda setelah beberapa kali jalan bareng. Ketika Anda meneleponnya, ia mengatakan sedang sibuk dan berjanji akan menelepon Anda. Kenyataannya, ia tak pernah menelepon Anda lagi!
2. Ia tak pernah ingin tahu hal-hal kecil tentang diri Anda, misalnya kapan ulang tahun Anda, berapa orang saudara Anda, atau kemana Anda menghabiskan weekend saat tak bersamanya.
3. Usai kencan, ia enggan mampir ke rumah Anda karena tak ingin bertemu dengan orangtua atau saudara-saudara Anda. Alasannya,
eka_fajar



Jadi mungkin minggu lalu kamu sudah membaca tentang 5 hal yang (harus) diperhatikan cewek saat kencan pertama dan mungkin kamu yang cowok tidak setuju. Ya iyalah, itu untuk cewek gitu. Tapi hari ini, kita akan memberikan tandingannya. HAHA! Inilah 5 hal yang HARUS diperhatikan cowok saat kencan pertama!

Dimana Rumahnya?

Idealnya sih memang saat kencan pertama itu kamu jemput dan anterin pulang si cewek. Itu namanya gentleman. Tapi, bersamaan dengan itu kamu harus memperhatikan satu hal yang sungguh luar biasa penting. Dimana rumahnya? Kalo rumah kamu di Kelapa Gading dan rumah si cewek itu ternyata di deket Anyer, maka ada baiknya sih kamu mempertimbangkan lagi kelanjutan hubungan kamu dengan cewek ini. Itu jauh banget lho. Serius.

Jarak Antara Kelapa Gading - Anyer
Kamu yakin cewek ini pantes untuk diperjuangin segitunya? Yakin dia cukup cantik/baik/pinter/lucu bagi kamu untuk dijemput setiap minggu dengan jarak 137KM? Awalnya sih baik-baik aja, tapi coba aja 2 bulan lagi. Pasti kamu ngerasa bensin kamu lebih cepet abis dari biasanya, trus kamu jadi males jemput pacar kamu, berantem mulu, trus putus deh. Saran MBDC sih, kalo kamu rumahnya di Kelapa Gading, cari pacar yang rumahnya di Sunter ajah.

Penampilan.

Mungkin kamu berpikir, “Ah, cowok mah gak usah memperhatikan penampilan ceweknya!”. Ada benernya, tapi gak seratus persen bener. Minimal, kamu harus memperhatikan apakah penampilan si calon cewek kamu ini nantinya akan membuat kamu malu atau nggak. Sekarang, kalo si cewek demennya pake baju penyanyi cilik, dandan cemong, dan pake sepatu yang bisa buat nimpuk anjing sementara kamu adalah pria Topman / Zara, maka dijamin dalam satu titik dalam hidup kamu, kamu akan malu sama si calon kamu ini. Kamu gak perlu memperhatikan penampilan detil si cewek, tapi paling gak, kamu harus yakin bahwa si cewek ini nantinya gak akan bikin kamu malu.

Tingkat Intelejensi.

Tingkat intelejensi ini akan terlihat dari obrolan kamu saat kencan pertama. Kalo misalkan kamu lagi cerita tentang sebuah website dan dia cuma bisa jawab “website itu apa sih?” dengan muka dongo dan ngiler, itu berarti tingkat intelejensi kalian cukup berbeda dan percayalah, di suatu titik di hidup kamu, kamu akan merasa kesal karena dia gak pernah ngerti apapun yang kamu omongin.
Sebaliknya, saat ngobrol dia ngomongin soal molekul atom dan kamu gak ngerti apa-apa, ini berarti tingkat intelejensi kalian juga berbeda jauh, hanya saja kamu yang jauh lebih bodoh. Ini bisa berbahaya di masa depan, karena ada kemungkinan dia jadi gak respek sama kamu dan kamu juga bisa minder. Idealnya tingkat intelejensi itu selevel lah. Ada yang kamu lebih ngerti, ada yang dia lebih ngerti, tapi tetep harus ada satu hal yang kalian sama-sama ngerti, biar ngobrolnya nyambung.

Apa yang Dia Suka.

Mengetahui apa yang dia suka adalah hal yang sangat penting untuk kamu ketahui. Di satu sisi, ini penting supaya kamu bisa ngasih surprise-surprise lucu yang bisa bikin dia luluh, tapi di satu sisi ini juga penting agar kamu tahu apakah dia high maintenance apa nggak. Kalo dia cerita tentang bagaimana dia suka banget koleksi tas Hermes sementara kamu cuma pake tas hadiah dari beli handphone, maka ada baiknya kamu mempertimbangkan lagi hubungan kamu dengan cewek ini. Bukan apa-apa sih, kayaknya kamu gak bakal mampu ngimbangin dia.

Bayar-Bayaran.

Nah ini. Sensitif nih masalah beginian. Jadi gini. Pada dasarnya sih fair aja kalo kamu bayarin si cewek saat kencan pertama. Bagus kalo kamu bisa bayarin. Tapi inget satu hal: itu bukan kewajiban kamu. Jangan percaya orang yang bilang kalo kamu wajib bayarin cewek saat kencan pertama. Nikah aja belum, wajib apaan coba. Jadi kalo pas tiba saatnya bayar terus si cewek kayak belagak pilon, gak ngeluarin dompet, trus malah langsung bilang “thank you yaaa…!” maka ada baiknya kamu mulai waspada. Kalo abis makan terus dia ngajak kamu ke toko baju dan minta kamu bayarin bajunya, mendingan kamu jauh-jauh aja. Emangnya itu wajib juga gitu? Nggak dong?
Sebenernya kenapa bisa ada konsep cowok wajib bayarin cewek sih? Katanya emansipasi? Kalo cowok harus bayarin cewek, berarti secara gak langsung setuju dong kalo cowok di atas cewek? Andaikata si cowok juga tajir banget sekalipun, jadi cewek juga jangan mau kali dibayarin terus. Gengsi dikit lah. Ini bukan masalah pelit atau itung-itungan sih, cuma masalah keadilan aja. Asik.
Nah, demikianlah. Selamat berjuang, wahai para lelaki sejati.
aytafornaraindream.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

_
Valentine's day help select